
Morning sickness adalah kondisi berupa mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan. Meskipun disebut morning sickness, keluhan ini tidak hanya terjadi pada pagi hari, tetapi juga dapat muncul kapan saja sepanjang hari.
Penyebab morning sickness umumnya berkaitan dengan perubahan hormon selama kehamilan. Selain itu, peningkatan aliran darah ke rahim (uterus) serta meningkatnya sensitivitas terhadap bau dan rasa juga dapat memicu rasa mual.
Cara Mengatasi Morning Sickness
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi mual dan muntah selama kehamilan. Salah satunya adalah menerapkan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Beberapa langkah yang dapat dicoba antara lain:
- Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
- Menghindari makanan berlemak, berminyak, dan pedas.
- Memenuhi kebutuhan istirahat dengan tidur yang cukup.
- Mengelola stres dengan baik.
- Menggunakan gelang akupresur atau melakukan pijatan ringan pada titik akupresur di pergelangan tangan.
Perubahan kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas morning sickness pada sebagian ibu hamil.
Lakukan Teknik Relaksasi
Selain mengatur pola makan, teknik relaksasi juga dapat membantu meredakan mual selama kehamilan.
Cobalah menarik napas secara perlahan dan dalam untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks. Anda juga dapat melakukan visualisasi positif dengan membayangkan suasana yang tenang dan menyenangkan.
Latihan yoga khusus ibu hamil maupun meditasi juga dapat menjadi pilihan untuk membantu menenangkan pikiran sekaligus mengurangi stres yang dapat memperburuk rasa mual.
Cara Mencegah Morning Sickness Saat Bangun Pagi
Mual saat bangun tidur dapat dikurangi dengan beberapa langkah sederhana.
Bangunlah dari tempat tidur secara perlahan agar tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri. Setelah itu, konsumsi sarapan ringan, seperti roti panggang, biskuit tawar, atau oatmeal, sebelum memulai aktivitas.
Beberapa minuman herbal, seperti teh jahe, teh kunyit, peppermint, atau chamomile, juga dapat membantu meredakan rasa mual pada sebagian ibu hamil.
Pilih Makanan yang Tepat
Pemilihan makanan berperan penting dalam membantu mengurangi gejala morning sickness.
Makanan yang dianjurkan meliputi:
- Buah-buahan.
- Sayuran.
- Sereal.
- Roti gandum.
- Beras merah.
- Camilan sehat, seperti biskuit gandum atau keripik sayuran.
Sebaliknya, sebaiknya batasi atau hindari makanan berikut:
- Makanan berlemak dan berminyak.
- Makanan pedas.
- Makanan dengan aroma yang terlalu menyengat.
- Minuman dan makanan berkafein tinggi.
Tips Agar Ibu Hamil Tetap Nyaman
Morning sickness dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kenyamanan selama trimester pertama kehamilan.
Beberapa tips yang dapat dilakukan meliputi:
- Mengenakan pakaian yang longgar agar tidak menekan area perut.
- Menghindari aroma makanan atau minuman yang dapat memicu rasa mual.
- Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup.
- Beristirahat ketika tubuh mulai terasa lelah.
Apabila mual dan muntah semakin berat, sulit makan atau minum, atau disertai tanda-tanda dehidrasi, segera konsultasikan dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn). Dokter dapat memberikan pemeriksaan serta penanganan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil.

